Tips Dan Trik Dalam Berbisnis, Bidang Budidaya Pertanian

Tips Dan Trik Dalam Berbisnis, Bidang Budidaya Pertanian

Bagi pembaca yang ingin memulai bisnis ke sektor budidaya pertanian/tanaman, mungkin akan sedikit bingung ada bagaimana mengatasi berbagai ancaman yang akan terjadi. Tapi, untuk menghindari pemikiran yang semacam inilah penulis membagikan tips agar kalian dalam memulai suatu bisnis budidaya pertanian dapat lebih memiliki motivasi untuk meningkatkan nilai ekonomis.

Dalam gambaran yang lebih luas, tidak semuanya sukses dalam berbisnis budidaya. Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena sedikit orang lebih memilih terjun langsung kelapangan tanpa mempelajari keilmuan-keilmuan yang dibutuhkan dalam berbudidaya. Oleh sebab itu, agar memudahkan kalian dalam memahami dan mempelajari tips berbudidaya agar nantinya dalam mempraktekanya akan lebih mudah dan memahami situasi lapangan.

Berikut ini penulis membagi-bagi tips agar dalam menguraikannya kalian tidak terlalu pusing dan mudah memahaminya:

  1. Pahamilah Pasar

Kebanyakan bagi para petani, dalam keinginannya untuk mencapai kesuksesan secara ekonomis dari budidaya yang dilakukan. Maka, ketika suatu harga komoditi lagi melambung tinggi yang terjadi ialah para petani tersebut akan melakukan penanaman serentak. Benar tidaknya dari statment penulis buat, coba kalian turun lapangan untuk melihat dan mencari informasi ini.

Alhasil, dari yang para petani lakukan dengan penanaman serentak akan mengakibatkan ketika sudah memasuki musim panen harga yang semula melambung tinggi menjadi terbang bebas. Sampai di sini kalian paham, logikanya begini. Ketika kalian membutuhkan cabe yang mana komoditi tersebut sulit didapatkan dipasar maka kalian akan mengeluarkan dana berapapun untuk membeli cabe, kenapa mau mengeluarkan uang yang banyak? Karena kalian membutuhkan cabe untuk dikonsumsi sehari-hari. Tapi ketika pasar memberikan setok cabe yang banyak, sedang kebutuhan kalian untuk mengonsumsi cabe sedikit. Maka yang terjadi kalian tidak akan menguarkan uang yang banyak untuk stok yang melebihi kebutuhan.

Dan kenapa hal itu bisa terjadi, jawabannya ialah karena dalam memulai budidaya pertanian kalian harus mengetahui jadwal tanam dan memiliki target pasar. Bila hal itu tidak kalian lakukan, yang terjadi adalah dengan hasil yang kalian panen dihargai murah oleh pasar.

Dan bukan itu saja faktor yang penting, penulis menekankan kalian mengetahui tentang pasar atau sasaran dari komoditas yang akan kalian budidaya. Apabila kalian memilih untuk menjual ke tengkulak jangan melanjutkan membaca artikel ini. Sebab dalam artikel ini, penulis ingin memberikan sedikit ilmu agar para kalian yang sudah berbudidaya pertanian atau yang ingin memulainya  mengetahui apa itu pasar dan sasaran pasar.

  1. Belajarlah Dari Pengalaman

Sejauh mana kalian mengenal tentang tanaman yang akan kalian budidayakan atau kalian tanam, tentu setidaknya kalian pernah mengalami kesulitan atau bagi yang ingin memulai pernah mendengar keluhan petani dari tetangga atau media sosial.

Agar menjadi petani yang sukses, adakalanya bagi kalian yang sudah bergelut di komoditi mengecek kembali hal-hal yang menjadi kesulitan dan apakah kesulitan muncul tiap tanam atau berbeda-beda. Dan kemudian hal apa yang harus kalian lakukan untuk mengatasi permasalahan yang muncul. Dan untuk kalian yang memulai untuk berbisnis sektor budidaya maka hal yang harus kalian lakukan ialah sering bertanya pada petani-petani yang pengalaman dan sukses dalam melaksanakan budidaya komoditas yang kalian inginkan.

  1. Tingkatkan Kualitas dari Hasil Panen

Dalam semua bidang bisnis apapun, kualitas dari suatu produk akan menjadikan nilai tambah dalam pemasaran. Ha itu juga terjadi pada bisnis sektor budidaya pertanian, karena dalam hal ini konsumen tidak akan membeli hasil yang asal panen dan hanya sekedar buah atau sayuran saja. Melainkan konsumen akan memilih hasil panen yang memiliki kualitas yang bagus untuk mereka konsumsi, percaya atau tidak kalian juga akan mengonsumsi atau memilih yang terbaik untuk hidup.

Berbudidaya tepat tanam, tepat sasaran pasar, meningkatkan hasil produksi yang memiliki nilai jual yang tinggi inilah yang menjadikan dasar sesorang pebisnis sektor budidaya pertanian agar sukses dalam segala komoditi yang akan ditanam.

Trik Dalam Berbisnis, Bidang Budidaya Pertanian

Bagaimana meningkatkan kualitas dalam komoditas yang akan kalian tanam atau budidayakan, jawabannya adalah dengan anda mengikuti komunitas tani yang ada di daerah anda. Sebab dalam pertanian tiap daerah memiliki permasalahan-permasalahan yang berbeda dengan daerah laiinya.

Terpenting ketika anda sudah memiliki komunitas, langkah terbaik ialah membangun motivasi tiap anggota untuk menciptakan inovasi-inovasi terbarukan guna meningkatkan nilai ekonomis. Dalam pencarian inovasi untuk meningkatkan kualitas juga biknya bekerja sama dengan pemerintah daerah, karena dari dana mungkin akan membantu kalian untuk mengembangkan inovasi tersebut.

  1. Tingkatkan Penanganan Panen

Untuk memberikan nilai jual yang tinggi, seorang petani harus mengetahui penanganan hasil panen secara maksimal. Karena langkah agar mendapatkan nilai jual yang tinggi terdapat pada penanganan hasil panen yang baik. Sederhananya begini, bila kalian sudah melakukan tahap pemanenan padi maka hal pertama yang harus diperhatikan adalah serangan hama tikus atau jamur. Dengan kalian memahami situsi-situasi seperti ini maka penanganan sudah baik dan mutu yang dihasilkan akan sesuai dengan yang diharapkan oleh konsumen.

Setelah melalui proses penanganan pasca panen yang baik yang perlu kembali kalian perhatikan adalah mulailah terbiasa menyortir hasil yang bagus dan yang jelek secara terpisah. Kenapa hal itu perlu dilakukan, karena dengan penyortiran maka harga yang memiliki nilai bagus akan lebih tinggi dan akan turun bila hasil dicampur dengan yang memiliki nilai jelek. Dan yang terpenting konsumen akan dengan mudah memilih produk yang tinggi terlebih dahulu sebelum melihat ke produk yang jelek untuk pembanding.

  1. Perluas dan Perkuat Jaringan Tani

Gagasan penulis, ingin setelah kalian membaca tulisan ini langsung memiliki pikiran atau langkah membangun komunitas tani secara baik. Menyatukan visi misi dengan seluruh anggota pertanian yang kalian buat atau sudah kalian bangun. Karena seorang petani bukan buruh yang hanya memberikan hasil dan dijual ke konsumen saja atau dioleh ke pabrik pengolahan. Melainkan petani ialah seorang yang seharusnya memiliki tingkat kesejahteraan yang baik, jadi kalian para pembaca semoga memiliki pemikiran tersebut untuk memperkuat jaringan tani.

Kenapa harus memperkuat jaringan tani, karena dalam memiliki jaringan pertanian yang luas. Seorang petani akan mampu mengorganisasikan dan bertukar pikiran tentang hal-hal agrotani. Dengan demikian, inovasi cepat terbentuk dan yang terpenting adalah ketika petani memiliki jaringan tani maka dalam melihat perkembangan harga pasar akan lebih mudah dan tidak lagi memerlukan tengkulak untuk membantu menjualkan hasil taninya.

Dalam membantu kalian untuk memahami dan memberikan tips berbisnis sektor pertanian ini, penulis hanya bisa menyampaikan apa yang sudah tertera dalam tulisan diatas. Semoga dalam menjelaskan hal-hal tersebut pembaca mampu memahaminya secara mudah. Dan bila kalian semua masih kurang puas dan ingin memahami hal dasar dalam berbudidaya pertanian, maka segeralah ke toko buku untuk membeli buku-buku yang kalian butuhkan atau dengan mengikuti acara seminar pertanian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed