Hal Yang Perlu Petani Tahu Dalam Budidaya Di Sektor Pertanian

Budidaya Di Sektor Pertanian

Budidaya di sektor pertanian – Setiap jenis tanaman memiliki cara-cara tersendiri dalam memberikan perawatan, pembibitan, serta penanaman agar menghasilkan nilai panen yang maksimal. Oleh sebab itulah dalam melakukan bisnis berbudidaya tanaman sebaiknya kalian mengetahui dulu hal-hal yang harus dilakukan, agar kedepannya tidak memiliki masalah-masalah teknis yang mengganggu dalam proses tanam hingga panen tanaman.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan oleh Petani dalam Budidaya

Hal yang diperhatikan dalam berbudidaya ialah :

  1. Pengolahan Lahan Yang Baik

Menjadi bagian penting dalam memberikan dampak terhadap tanaman dan hal yang khusus dilakukan dalam berbudidaya. Kenapa hal ini bisa terjadi, karena dalam pengolahan tanah yang baik akan memberikan ruang dan sirkulasi air, udara, unsur hara dalam menyuplai kebutuhan yang diperlukan tanaman saat musim tanam hingga musim panen.

Apabila kalian salah dalam mengolah tanah, yang terjadi adalah tanaman kurang maksimal dalam pertumbuhan hingga tanaman akan mati karena serangan ham dari dalam tanah yang tidak diolah dengan baik.

Jadi, dalam pengolahan tanah hal-hal semacam itu tidak akan terjadi. Sebab, tanah yang diolah dengan baik akan sedikit menghilangkan hama dalam tanah itu sendiri. Bila kalian ingin mengetahui bagaimana cara mengolah tanah dengan baik baca sukses mengelola lahan pertanian.

  1. Gunakan Variates Unggul

Kenapa harus menggunakan bibit variates unggul, bibit yang memiliki keunggulan yang akan tahan terhadap suatu penyakit atau hama tanaman. Hal tersebut pasti penting bagi petani dalam menghadapi serangan hama dan penyakit sebab didalam variates unggul tersebut sudah memiliki kekebalan terhadap hal-hal semacam itu.

Bibit-bibit unggul sudah banyak di Indonesia, jadi bagi kalian yang ingin atau sudah memulai budidaya tanaman sebaiknya mencari bibit-bibit yang lebih baik. Karena didalam bibit yang unggul juga akan menghasilkan produksi panen yang lebih banyak dan berkualitas.

Namun, dengan banyaknya bibit-bibit unggul yang ada di pasar lantas membuat kalian membeli. Jangan terlalu gegabah dalam membeli bibit-bibit unggul, tapi penulis sarankan dalam memilih bibit-bibit unggul perlu kalian baca atau dikomunikasikan oleh orang-orang yang berpengalaman dalam bidang berbisnis budidaya, agar nantinya bibit yang kalian inginkan akan menghasilkan produksi panen yang diharapkan.

  1. Jarak Tanam

Dalam melakukan pembudidayaan atau menanam tanaman sebaiknya tidak langsung menanam yang akan berakibat fatal terhadap pertumbuhan tanaman itu sendiri. Yang dapat juga mengakibatkan kerugian yang tidak karena kecerobahan dalam penanaman.

Untuk menghasilkan pertumbuhan yang cepat seperti yang diharapkan, maka dalam proses penanaman harus sesuai. Seperti dalam menanam budidaya sengon maka jarak yang dibutuhkan sekitar 2 sampai 3 meter, kenapa seperti itu? Karena kita juga harus berpikir kedepan dalam menghitung pertumbuhan. Logikanya, ketika kalian memiliki anak balita maka yang kalian lakukan adalah membuat tempat tidur yang pas dengan balitanya, namun bertambahnya umur kalian juga akan membeli atau membuat tempat tidur yang lebih luas karena faktor pertumbuhan.

Jadi dalam pola penanaman juga harus memerhatikan pertumbuhan dan perakaran yang ada di dalam tanah, sebab bila menanam tanaman yang berjarak berdekatan akan sulit karena unsur hara dan jarak tumbuh yang kecil.

Baiknya, kalian harus memikirkan jarak tanam dalam memulai usaha budidaya tanaman, agar nantinya pertumbuhan sebanding dengan hasil yang dicapai serta tingkat kematian rendah. Hal itu terjadi karena unsur hara yang ada dalam tanah sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh.

  1. Pemupukan dan Perawatan Yang tepat

Berbudidaya tanaman tidak akan jauh dari perawatan dan pemupukan, adapun fungsi perawatan ialah menghindari tanaman tidak terserang gulma dan penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Dan pemupukan difungsikan agar unsur hara yang dibutuhkan tanaman namun tidak ada atau kurang, maka fungsi pupuk yaitu membantu agar unsur-unsur yang dibutuhkan selalu siap dan tersuplai dengan baik.

Dalam pola pemupukan bisa menggunakan metode seperti memberikan pupuk melalui tanah/ daerah perakaran dan dengan memberikan langsung ke daun,  batang. Nantinya pupuk-pupuk tersebut juga memberikan dampak untuk mengurangi atau membunuh hama hama yang ada didalam tanaman.

Didalam perawatan tanam yang baik akan memberikan pertumbuhan yang baik juga, karena didalam perawatan, kalian akan mengetahui kapan akan melakukan pemupukan, kapan akan melakukan penyemprotan terhadap hama yang menyerang. Jadi penting bagi kalian untuk mengetahui cara perawatan tanaman yang akan dibudidayakan.

Hal Yang Perlu Petani Tahu Dalam Budidaya Di Sektor Pertanian

Dalam perawatan hal yang perlu kalian perhatikan ialah:

Penyiraman

Frekuensi dapat kalian atur sesuai dengan keadaan dari tingkat kelembapan tanah. Dalam penyiraman berbeda antara tiap umur tanam, tapi baiknya kalian melakukan penyiraman setiap hari di pagi dan sore. Perhatikan juga sistem pembuangan air, agar air sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Penyulaman

Periksalah secara rutin tanaman kalian ketika masih awal masa tanam, dalam hal ini bibit-bibit akan terjadi kegagalan tumbuh atau mati. Jadi fungsi penyulaman ialah mengganti tanaman yang mati dengan yang baru secara cepat yang nantinya tidak akan tertinggal dalam masa pertumbuhan secara keseluruhan.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan apabila kondisi tanah banyak ditumbuhi gulma, agar nantinya tidak ada kompetisi dalam penyerapan unsur hara dan cahaya matahari. Apabila gulma dibiarkan saja maka yang terjadi ialah tanaman kalian akan melambat dalam perkembangannya.

Pengolahan Air

Mengelola air berguna agar tanaman tidak kekeringan atau kelebihan air. Karena dalam budidaya tanaman, kalian akan mengenal yang namanya kekeringan yang sesungguhnya yaitu tidak adanya suplai air dan kekeringan fisiologis yaitu air tersedia namun tidak dapat diserap oleh tanaman karena beberapa hal. Yang pertama, karena kejenuhan air(kelebihan air). Yang kedua, kekurangan oksigen(O2) atau karbon-dioksida (CO2) dan fungsi akar yang terganggu. Cara mengatasi hal semacam itu adalah dengan memberikan pengelolaan air yang baik serta memperhatikan drainase yang baik agar air yang berlebih dapat dihilangkan.

Proteksi Terhadap Serangan Hama Dan Penyakit

Pengganggu tanaman dalam budidaya pasti akan terjadi, maka dari itu pemproteksian dibutuhkan agar tanaman tidak terganggu dan terbebas dari hama dan penyakit. Pengganggu tumbuhan meliputi: patogen (fungisida, bakteri, virus dan nematoda), predator (serangga, ulat, tikus, dan burung), gulma (tumbuhan pengganggu, rumput, dan ilalang).

Dalam memproteksi tanaman yang baik ialah dengan mencegah (preventif). Pencegahan bertujuan agar sebelum hal-hal buruk terjadi, kalian sudah mengantisipasinya. Kalaupun bila kalian menyadarinya setelah terserang maka lakukan tindakan penyembuhan (kuratif). Penyembuhan bertujuan agar setelah hama kita basmi, maka tumbuhan akan tetap melanjutkan perkembangannya.

Agar dalam berbudidaya sektor pertanian kalian mengalami kesuksesan, hal-hal seperti disebutkan diatas harus kalian ketahui. Mengetahui permasalahan-permasalahan pada tanaman yang akan ditanam itu lebih baik daripada mengetahuinya setelah penanaman, karena akan beresiko kegagalan panen.

Namun selain dari penjelasan di atas, anda juga dapat mengetahui tips dan trik untuk melakukan budidaya pertanian dengan membaca: Tips Sukses Dalam Mengolah Lahan Pertanian Untuk Pemula

Demikian pembahasan kali ini tentang hal-hal yang perlu kalian ketahui dalam budidaya atau menanam tanaman. Semoga dapat menambah manfaat dan wawasan bagi kalian, dan dapat membantu kalian untuk sukses berbudidaya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed